10. Kiat Sukses Lolos Beasiswa Pemerintah Turki (Bagian ke empat)


sumber : fmipa.unsyiah.ac.id
bagi teman-teman yang KEPO banget nih dengan beasiswa Pemerintah Turki. Disini 10faktaunik.com merangkum dari inat├╝rk.com 10 pertanyaan-pertanyaan yang biasanya muncul tentang beasiswa tersebut. Mulai dari kapan beasiswanya di buka serta syarat-syarat yang lainnya. Yups teman-teman pasti sudah tidak sabar ya?

Kali ini pertanyaan bagian keempat berkaitan dengan hal-hal di bawah ini. Yuk kita simak baik-baik.

1. Ada beberapa jurusan yang meminta sertifikat GRE, TOEFL, IELTS, itu bagaimana?

Memang ada beberapa jurusan yang mensyaratkan dokumen tersebut. Biasanya kampus bagus dan pengantarnya berbahasa Inggris. Jika diminta begitu, maka harus dipenuhi. Saat pengisian formulir aplikasi beasiswa, sertifikat tersebut tidak terlalu dibutuhkan. Tetapi saat interview harus ada karena sebagai pertimbangan panitia seleksi. Artinya, masih ada waktu selama 1 bulan untuk melengkapi sertifikat. Jika tidak ada hingga waktu interview berlangsung, panitia tidak akan menempatkan penerima beasiswa di kampus tersebut (ditempatkan di kampus lain).

2. Maksimal usia pendaftar beasiswa berapa?

Usia maksimal untuk pendaftar S1 adalah 21 tahun, pendaftar S2 adalah 30 tahun, pendaftar S3 adalah 35 tahun, dan untuk program riset 45 tahun.

3. Apakah beasiswa pemerintah Turki membutuhkan LOA (Letter of Acceptance)?

Tidak butuh. Selama ini, beasiswa pemerintah Turki tidak membutuhkan LOA. Namun, dalam formulir aplikasi ada isian akademisi yang kita ketahui pakar dalam bidang yang akan kita diambil. Kita diminta untuk mengisi keterangan singkat mengenai pakar tersebut. Tinggal browsing saja di internet.

4. Berarti tidak harus diterima di kampus dulu sebelum apply beasiswa?

YA. Tidak harus. Tinggal lengkapi dokumen yang diminta, panitia akan menyeleksi dokumen lalu interview. Jika lolos mereka akan menempatkan penerima beasiswa di kampus yang ada di pilihannya.

5. Bagaimana peluang agar diterima beasiswa YTB?

Proses seleksi beasiswa YTB berdasarkan kriteria akademik dan kesesuaian dengan bidang studi yang hendak diambil. Berdasarkan pengalaman kami, yang dilihat adalah latar belakang akademis, rencana studi, dan kontribusi nanti setelah selesai kuliah. Ketiganya harus linier berhubungan.

6. Apakah PNS bisa ikut beasiswa ini?

Di dalam persyaratan yang diminta, tidak disebutkan perihal mengenai syarat pekerjaan. Beberapa orang yang belajar di Turki juga berstatus PNS.

7. Interview nanti dalam bahasa Inggris atau Indonesia?

Untuk interview secara umum menggunakan bahasa Inggris, tidak menggunakan bahasa Indonesia, karena yang interview adalah panitia pusat yang datang langsung dari Turki. Jika bisa bahasa Turki itu sangat menambah nilai dan sangat direkomendasikan.

8. Nanti pasca kuliah, apakah akan terikat dengan instansi tertentu?

Tidak. Pemerintah Turki memberikan beasiswa secara gratis dan tidak terikat.

9. Sudah pernah apply tahun sebelumnya, tapi gagal. Bagaimana strategi jitu untuk lolos paling tidak sampai interview?

Pertanyaan yang bagus. Kami juga pernah gagal. Berdasarkan pengalaman, setidaknya ada beberapa sebab kenapa gagal. Pertama, dokumen tidak lengkap atau tidak sesuai. Ini tidak perlu ditanyakan lagi. Kedua, menurut panitia seleksi tidak memenuhi syarat penilaian, terutama akademis. Bisa jadi karena kurangnya nilai IPK, prestasi akademik, pengalaman kerja, aktivitas organisasi, dsb. Ketiga, letter of intent tidak memuaskan. Strateginya: lengkapi dokumen sesuai yang diminta, isi semua isian yang ada dalam formulir, upload semua prestasi dan pengalaman seperti sertifikat ini dan itu, rencanakan dengan baik letter of intent. Pelajari bagaimana mengisi letter of intent dari berbagai web yang membagi pengalamannya.

10. Surat rekomendasi sebaiknya berapa dan dari siapa saja? Selain dari dosen/dekan/rektor, apa boleh juga dari pejabat daerah?

Sebaiknya sesuai dengan yang diminta (2 buah) dan dari mereka yang paham kemampuan kita seperti dosen pembimbing atau kepala jurusan. Yang paling berpeluang berasal dari profesor. Jika sudah bekerja, bisa dari atasan langsung dengan jabatan yang baik. Dari pejabat daerah sepertinya boleh. Tapi lebih baik dari unsur akademis.

0 Response to " 10. Kiat Sukses Lolos Beasiswa Pemerintah Turki (Bagian ke empat) "